Training Internet Mediated Communication

Komitmen FORMASI Indonesia dalam ikut serta mengembangkan ICT (Information and Communication Technology) untuk masyarakat kembali ditunjukkan. Pada tanggal 9 dan 10 Juni 2008 kemarin, bekerja sama dengan Church World Service (CWS) Indonesia dengan project CWS_Pure yang bekerjasama dengan UNHCR (United Nation High Commission for Refugees), FORMASI Indonesia melaksanakan training Internet Mediated Communication (IMC) di FORMASI Training Center, Jl. Mampang Prapatan XIV/1, Pancoran, Jakarta Selatan.

Training yag ditujukan bagi para pengungsi ini, merupakan sebuah peningkatan kapasitas bagi para pengungsi yang tinggal di beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Dua puluh orang pengungsi yang berasal dari Sri Lanka, Afrika Selatan,

Oleh : Formasi Indonesia

RAT dan Reuni Aktivis FORMASI Indonesia

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya FORMASI Indonesia berhasil menyelenggarakan Rapat Tahunan Anggota FORMASI Indonesia tahun 2008. Acara ini diselenggarakan di Hotel Kaisar, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Acara yang dihadiri oleh sebagian besar anggota FORMASI Indonesia, Badan Eksekutif Nasional, Pengawas Nasional, serta Staff Sekretariat FORMASI Indonesia ini merupakan rapat tahunan yang diamanatkan dalam AD/ART FORMASI Indonesia. Dalam kesempatan ini juga diadakan pemilihan Pengurus Antar Waktu, dikarenakan Ibu Naning Mardiniah, Ketua Badan Eksekutif Nasional 2006-2009 sudah tidak bersama LP3ES, sehingga posisinya dalam Badan Eksekutif Nasional otomatis juga tidak dapat dilanjutkan.

Adapun agenda Rapat Tahunan Anggota FORMASI Indonesia ini adalah membahas

Oleh : Formasi Indonesia

Micro Entrepreneurs Accelleration Program

Pada tanggal 9-11 April 2008, di Hotel Grand Setia Kawan, Solo, Jawa Tengah, telah dilaksanakan training Micro Entrepreneurs Development Program, sebuah project kerjasama antara ASEAN Foundation dan HP. Dari project tersebut, ASEAN Foundation juga menggandeng FORMASI Indonesia dan melaksanakan roadshow Training of the Trainers di beberapa kota bagi para penggerak CTC. Kota-kota yang dikunjungi adalah Jakarta, Denpasar, Sukabumi, dan Solo. Peserta training ini adalah para penggiat CTC di wilayah Jakarta, Banten dan Kerawang (untuk training di Jakarta tanggal 27-29 Februari 2008), Bali dan NTB (untuk training di Denpasar tanggal 24-28 Maret 2008), Sukabumi, Garut dan Cianjur (untuk training di Sukabumi

Oleh : Formasi Indonesia

Pelatihan Komputer bagi Petani

Pada hari Jumat tanggal 14 Desember 2007, tiba-tiba kantor FORMASI Indonesia yang biasanya sunyi senyap, mendadak ramai dengan berbagai orang baik laki-laki maupun perempuan dengan membawa tas. Ada apakah gerangan? Seolah-olah kantor FORMASI Indonesia sedang menjadi tempat pengungsian. Selidik punya selidik, ternyata mereka adalah para pimpinan OTL (Organisasi Tani Lokal) yang baru saja pulang mengikuti Rapim (Rapat Pimpinan) API (Aliansi Petani Indonesia) di Jakarta. Lalu mengapa gerangan mereka berada di kantor FORMASI Indonesia?

Para petani pimpinan OTL dari berbagai tempat di seluruh penjuru Indonesia pada hari itu datang di FORMASI Indonesia untuk melakukan training pengenalan komputer. Pelatihan

Oleh : Formasi Indonesia

Peluncuran Program Community Technology Center

PT Microsoft Indonesia bersama ASEAN Foundation dan Formasi Indonesia akan mendirikan 100 Community Technology Centre sebagai pusat pelatihan teknologi informasi di 15 propinsi di Indonesia. Kerjasama ini merupakan bagian dari program global Microsoft Unlimited Potential yang telah berjalan selama 4 tahun di Indonesia.

Formasi Indonesia sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mewadahi 14 organisasi lainnya dan bergerak di bidang pemberdayaan petani dan usaha kecil menerima hibah dari raksasa peranti lunak tersebut sebesar US$700 ribu ditambah peranti lunak Microsoft senilai US$149 ribu. Sementara ASEAN Foundation mendapatkan suntikan dana sebesar US$88 ribu untuk menunjang program pemberdayaan masyarakat di bidang

Oleh : Formasi Indonesia

Diskusi FOSS dan share knowledge Asia Source II

Pada hari Jumat 9 Februari 2007, FORMASI Indonesia mengadakan acara Diskusi tentang Free and Open Source Software (FOSS) dan Knowledge Sharing ASIA SOURCE II. Acara ini ditujukan untuk memperkenalkan FOSS kepada dunia LSM, UKM, dan koperasi. Ketika IT menjadi kebutuhan dalam sebuah organisasi, maka disanalah kebutuhan akan perangkat pendukung yang signifikan dan reliable sangat diharapkan. Sebuah software (perangkat lunak) akan sangat mendukung sebuah fungsi tugas yang sangat berkaitan dengan IT. „Saat ini kita masih sangat terbatas dalam akses akan FOSS“, demikian dikatakan Y. Arihadi dari Bina Swadaya yang juga Wakil Ketua Badan Eksekutif Nasional FORMASI Indonesia ketika membuka diskusi ini.

Oleh : Formasi Indonesia

Jumlah Halaman
| 1 |