Salah Satu Program FORMASI Indonesia dengan Microsoft
100 Titik CTC ( Community Technology Center ) di 15 Provinsi di Indonesia
Berita Update FORMASI Indonesia
The TrlO Award, presented by the Asian Women in Co-operative Development Forum (AWCF), celebrates the efforts and the ability of individual co-operative leaders and co-operative organizations to make a difference in the co-operatives, for the present and for the future. It highlights the promising transformations that these leaders and co-ops are advancing.
Usaha mikro dan kecil tumbuh subur di Indonesia, terlebih saat krisis moneter yang melebar menjadi kritis multi-dimensi menimpa Indonesia sejak tahun 1997. Usaha ini menyerap tenaga kerja yang juga semakin meningkat seiring tumbuh suburnya usaha ini. Data BPS 2001 memperlihatkan bahwa dari total 39,72 juta unit usaha, 39,71 juta (sekitar 99,97%) adalah kegiatan usaha ekonomi masyarakat yang digolongkan oleh pemerintah dalam usaha mikro-kecil-menengah (UMKM). Dari total angka UMKM itu mayoritas dihuni oleh usaha mikro sebesar 39 juta atau 98,19 dari total unit usaha. Masih dalam data yang sama memperlihatkan pelaku usaha mikro didominasi oleh perempuan, khususnya di pedesaan.
Oleh : Anik Dwi Martuti
Pada hari Jumat tanggal 14 Desember 2007, tiba-tiba kantor FORMASI Indonesia yang biasanya sunyi senyap, mendadak ramai dengan berbagai orang baik laki-laki maupun perempuan dengan membawa tas. Ada apakah gerangan? Seolah-olah kantor FORMASI Indonesia sedang menjadi tempat pengungsian. Selidik punya selidik, ternyata mereka adalah para pimpinan OTL (Organisasi Tani Lokal) yang baru saja pulang mengikuti Rapim (Rapat Pimpinan) API (Aliansi Petani Indonesia) di Jakarta. Lalu mengapa gerangan mereka berada di kantor FORMASI Indonesia?
Para petani pimpinan OTL dari berbagai tempat di seluruh penjuru Indonesia pada hari itu datang di FORMASI Indonesia untuk melakukan training pengenalan komputer. Pelatihan
Oleh : Formasi Indonesia
LPPSE develops Division/Unit of Business or BDC that it has vision to empower community and its intuition, in order to play role in development and to have capacity to solve environment problem through developing their potential and existing resources.
BDC-LPPSE has several activities by developing LPPSE’s potential to set up business as a part of institution’s fund rising with professional and commercial approach to cut dependency against funding agency or donor. LPPSE together with community make an innovation and find alternative solution to solve environment problem faced by community in Jakarta. Recently BDC - LPPSE develops program with
Oleh : LPPSE
BOGOR-Putri Belgia, Mathilde Marie Christiane yang juga Duta PBB Bidang Micro Finance menyempatkan diri untuk melihat langsung praktek pelaksanaan transaksi keuangan mikro dalam kunjungannya selama satu jam pada Lembaga Baytul Ikhtiar Yayasan Peramu di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kemarin. Kunjungan Putri Mathilde tersebut dilakukan menyusul adanya kerjasama antara Kerajaan Belgia dan Indonesia dalam bidang keuangan mikro.
Dalam kunjungan singkatnya ke Kota Bogor Senin kemarin, Putri yang bernama asli Mathilde Marie Christiane Ghislaine d'Udekem d'Acoz ini menyaksikan penyerahan pinjaman kepada warga kurang mampu oleh lembaga Baytul Ikhtiar yang ada di Kelurahan Kebon Pedes. Dari pengamatan, Putri Mathilde nampak
Oleh : Bogor Online
Pada tanggal 19 Maret sampai dengan 1 April 2007, diadakan kegiatan Regional Exchange Program 'Women Entrepreneurs and Exploring Opportunities for Micro Enterprise Development in Co-operatives in Southeast Asia'. Acara ini di organisir oleh AWCF (Asian Women in Co-operative Development Forum) dan FORMASI Indonesia (Forum Gerakan Pengembangan Koperasi Indonesia), didanai oleh ASEAN Foundation. Berikut adalah pengalaman salah seorang peserta dari Indonesia, Ibu Lies Pambudi, seorang pengusaha yang juga merupakan anggota Koperasi Kredit Melati, Depok. Beliau akan membagikan pengalamannya mengikuti kegiatan Regional Exchange Program tersebut.
Hari pertama acara pembukaan di hotel Santika Jakarta, kami terdiri dari 20 orang peserta
Tanah diolah pada kondisi kering sebelum musim hujan.
Peningkatan produktivitas, tanah perlu diberi bahan organik (pupuk hijau, pupuk kandang, kompos) sebanyak 5-10 t/ha.
Pengolahan tanah dapat dilakukan secara olah tanah sempurna (OTS), olah tanah minimum (OTM), dan atau tanpa olah tanah (TOT).
B. Penanaman
Waktu tanam secara tepat dengan memperhitungkan hujan karena akan menentukan keberhasilan padi gogo. •Penanaman dilakukan dengan cara tugal (4-5 biji/lubang).
Benih yang dibutuhkan adalah 40 kg/ha untuk monokultur.
Jarak tanam 40 x 15 cm atau 30 x 30 cm.
Lokasi baru yang ....
rusiana :
ohh gitu toh...
bagus-bagus...
buat tambah pengetahuan... :)
Ingin Lebih Mengetahui Tentang
FORMASI Indonesia ?
Kontak Kami :
Jl. Mampang Prapatan XIV / 1
Pancoran, Jakarta Selatan
Jakarta 12780 - Indonesia
Phone: (62-21) 7990567 - 7990937
Fax: (62-21) 7990937
Email :
formasi@indo.net.id
Jaringan
Chat Online
Sekretaris Eksekutif :
Bagian Umum :
IT Coordinator :