Motto
  Saturday ,21 November 2009

One of FORMASI Indonesia Main Program

[ 100 Spots of CTC in 15 Provinces ]
| Detail in Grafik |           | Zoom 100% |

Globalisasi dan Pergeseran Peran Negara

Globalisasi menjadi satu kata yang nyaring terdengar di seluruh dunia pada abad 21 ini. Pro–kontra pun mewarnai perjalanan globalisasi sebagai sebuah fenomena perubahan yang terjadi secara menyeluruh, dirasakan secara kolektif, dan mempengaruhi banyak orang (lintas wilayah - lintas negara) yang mempengaruhi gaya hidup dan lingkungan kita. Dunia memang berubah dan globalisasi adalah dunia yang terhubung (connected world) seolah tanpa batas.

Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi yang memudahkan pertukaran informasi, globalisasi makin tidak dapat dihindari, suka tidak suka globalisasi akan terus berjalan. Pertukaran ide makin instan, tidak hanya ide dalam artian ideologi, tetapi juga ide pertukaran manusia, ide pertukaran

Oleh : Anik Dwi Martuti
2009-06-15      10:56:50

Selanjutnya >>

Pelatihan Komputer bagi Petani

Pada hari Jumat tanggal 14 Desember 2007, tiba-tiba kantor FORMASI Indonesia yang biasanya sunyi senyap, mendadak ramai dengan berbagai orang baik laki-laki maupun perempuan dengan membawa tas. Ada apakah gerangan? Seolah-olah kantor FORMASI Indonesia sedang menjadi tempat pengungsian. Selidik punya selidik, ternyata mereka adalah para pimpinan OTL (Organisasi Tani Lokal) yang baru saja pulang mengikuti Rapim (Rapat Pimpinan) API (Aliansi Petani Indonesia) di Jakarta. Lalu mengapa gerangan mereka berada di kantor FORMASI Indonesia?

Para petani pimpinan OTL dari berbagai tempat di seluruh penjuru Indonesia pada hari itu datang di FORMASI Indonesia untuk melakukan training pengenalan komputer. Pelatihan

Oleh : Formasi Indonesia
2009-06-15      12:25:35

Selanjutnya >>

Membebaskan Perempuan dari Rentenir dan Kemiskinan

Kaum perempuan adalah penduduk mayoritas di negeri ini. Namun ironisnya, mayoritas perempuan dalam posisi ekonomi yang tidak menguntungkan karena kemiskinan. Ya, kemiskinan membuat perempuan Indonesia terjerembab dalam berbagai permasalahan pelik.

Bahkan tak jarang mereka harus terjerat rentenir alias lintah darat hanya gara-gara ingin memenuhi kebutuhan pokoknya. Belum lagi dengan aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang bisa dipastikan terabaikan karena ketiadaan uang.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan program yang jelas dan terarah untuk memberdayakan kaum perempuan, baik dari pemerintah maupun kalangan swasta. Dalam konteks ini, dunia swasta memang memegang peran yang sangat penting dan

Oleh : Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita
2009-06-15      14:12:25

Selanjutnya >>

Pemeringkatan Koperasi Tak Dipakai Bank

JAKARTA: Sistem pemeringkatan koperasi dinilai tidak diakui oleh perbankan sebagai referensi penting dalam proses pengucuran kredit/pembiayaan.

Direktur Eksekutif Induk Koperasi Simpan Pinjam (IKSP) Dwinda Ruslan mengatakan beberapa kelompok koperasi, seperti koperasi simpan pinjam, koperasi jasa keuangan syariah, dan koperasi kredit telah mengembangkan pemeringkatan.

Pemerintah juga membuat pemeringkatan koperasi pada tahun lalu dengan melibatkan pihak independen. Program ini merupakan penyempurnaan dari sistem klasifikasi yang dilakukan tahun sebelumnya.

'Kami sendiri punya itu [pemeringkatan]. Tetapi, perbankan tidak memakai hasil rating ini untuk pertimbangan penyaluran pinjamannya. Bank pakai rating sendiri bila mau menyalurkan kredit,' ujar Dwinda, baru-baru ini.

Oleh : Bisnis Indonesia
2009-06-15      15:33:46

Selanjutnya >>

Kulian dan Jalan-Jalan dari AWCF

Pada tanggal 19 Maret sampai dengan 1 April 2007, diadakan kegiatan Regional Exchange Program 'Women Entrepreneurs and Exploring Opportunities for Micro Enterprise Development in Co-operatives in Southeast Asia'. Acara ini di organisir oleh AWCF (Asian Women in Co-operative Development Forum) dan FORMASI Indonesia (Forum Gerakan Pengembangan Koperasi Indonesia), didanai oleh ASEAN Foundation. Berikut adalah pengalaman salah seorang peserta dari Indonesia, Ibu Lies Pambudi, seorang pengusaha yang juga merupakan anggota Koperasi Kredit Melati, Depok. Beliau akan membagikan pengalamannya mengikuti kegiatan Regional Exchange Program tersebut.

Hari pertama acara pembukaan di hotel Santika Jakarta, kami terdiri dari 20 orang peserta

Oleh : Lies Pambudi
2009-06-15      14:19:11

Selanjutnya >>

narcis iklan online
Contact Us
Want to know more about Co-operative Movements in Indonesia?
Contact us:
FORMASI Indonesia
Jl. Mampang Prapatan XIV / 1
Pancoran, Jakarta Selatan
Jakarta 12780 - Indonesia
Phone: (62-21) 7990567 - 7990937
Fax: (62-21) 7990937
Email: formasi@indo.net.id

NETWORKS

Asian Women in Co-operative Development Forum
Satu Dunia




Online Chat

Sekretaris Eksekutif :
Sekretaris :
Keuangan & Akuntansi :
Bagian Umum :
IT Coordinator :

Login Anggota

   Email
   Password
Login Anggota | register |
Lupa Password ?